Pada kamus bahasa
indonesia dijelaskan bahwa begadang adalah tidur larut malam sambil melakukan
aktifitas malam.
Manusia
secara normal harus tidur minimal delapan jam sehari. Sedangkan untuk kasus
begadang ini, jam tidurnya kurang dari enam jam.
Di era
modern seperti sekarang ini, kelihatannya setiap orang memiliki pekerjaan atau
pun tugas-tugas lain yang tak ada habisnya. Bahkan beberapa orang menghabiskan
waktu seharian hanya untuk bekerja, belajar, ataupun untuk hal-hal lainnya yang
menyebabkan dan mengharuskan mereka untuk mengurangi jam tidur malam.
Penyakit akibat brgadang
1. Kelelahan dan melemahnya sistem kekebalan
tubuh
Begadang dapat memicu tubuh dan
mental menjadi lelah, hal ini dikarenakan mereka dipaksa bekerja terus menerus tanpa
ada jeda waktu untuk beristirahat yang cukup. Dampak dari kelelahan itu
bisa berakibat gangguan kesehatan dan daya tahan tubuh kita akan menurun. Dan
hal tersebut akan membuat tubuh kita lebih rentan terhadap penyakit maupun
berbagai jenis infeksi yang disebabkan oleh virus, seperti flu, demam, infeksi
paru-paru, infeksi usus, hepatitis, dan lain sebagainya.
2. Sakit kepala
Kurang tidur yang terus
menerus dapat mengakibatkan rusaknya sel otak sehingga dapat
menimbulkan gannguan pada kepala, seperti pusing ataupun sakit kepala. Hal
ini dikarenakan otak kurang mendapatkan waktu untuk istirahat
3.
Masalah Kesehatan Serius
Gangguan tidur dan kurang tidur tahap
kronis dapat membawa Anda pada risiko :
- Penyakit jantung
- Serangan jantung
- Gagal jantung
- Detak jantung tidak teratur
- Tekanan darah tinggi
- Stroke
- Diabetes
4.
Pelupa
Tidak ingin lupa dengan kenangan terbaik dalam hidup Anda? Cobalah perbanyak tidur. Pada tahun 2009, peneliti dari Amerika dan Perancis menemukkan bahwa peristiwa otak yang disebut ““sharp wave ripples” bertanggung jawab menguatkan memori pada otak. Peristiwa ini juga mentransfer informasi dari hipokampus ke neokorteks di otak, dimana kenangan jangka panjang disimpan. Sharp wave ripples kebanyakan terjadi pada saat tidur.
Tidak ingin lupa dengan kenangan terbaik dalam hidup Anda? Cobalah perbanyak tidur. Pada tahun 2009, peneliti dari Amerika dan Perancis menemukkan bahwa peristiwa otak yang disebut ““sharp wave ripples” bertanggung jawab menguatkan memori pada otak. Peristiwa ini juga mentransfer informasi dari hipokampus ke neokorteks di otak, dimana kenangan jangka panjang disimpan. Sharp wave ripples kebanyakan terjadi pada saat tidur.
5.
Mudah Marah
Kurang tidur akan
menyebabkan emosi Anda lebih susah terkontrol, cenderung meledak-ledak serta
mudah marah. Hal ini dipengaruhi hormon yang diproduksi tubuh ketika Anda
tidur. Ketika tidur, tubuh Anda menghasilkan hormon-hormon. Namun jika Anda
kekurangan tidur, otomatis tubuh Anda hanya bisa sedikit menghasilkan hormon
dalam tubuh. Mudah marah adalah implikasi dari depresi yang Anda alami akibat
tidur kurang dari enam jam sehari.
6.
Penyakit jantung
Kebiasaan tidur terlalu malam akan membuat orang lebih rentan terkena penyakit jantung. Saat ini penyakit jantung seringkali dipicu oleh kurang tidur.
Kebiasaan tidur terlalu malam akan membuat orang lebih rentan terkena penyakit jantung. Saat ini penyakit jantung seringkali dipicu oleh kurang tidur.
7.
Melemahkan saraf
Kurang tidur dan tidur di jam-jam yang tak wajar akan mempengaruhi sistem saraf pusat. Akibatnya, sistem saraf akan semakin lemah, begitu juga refleks Anda. Tak hanya it, penelitian juga mengungkap bahwa jika begadang dijadikan pola hidup rutin, lama-kelamaan efeknya akan menumpuk dan bisa mengurangi harapan hidup Anda.
Kurang tidur dan tidur di jam-jam yang tak wajar akan mempengaruhi sistem saraf pusat. Akibatnya, sistem saraf akan semakin lemah, begitu juga refleks Anda. Tak hanya it, penelitian juga mengungkap bahwa jika begadang dijadikan pola hidup rutin, lama-kelamaan efeknya akan menumpuk dan bisa mengurangi harapan hidup Anda.
Soo jangan begadang kalau
gak ada kepentingan ya guys
Tidak ada komentar:
Posting Komentar