Setiap kali menghirup asap
rokok, entah sengaja atau tidak, berarti juga mengisap lebih dari 4.000 macam
racun! Karena itulah, merokok sama dengan memasukkan racun-racun tadi ke dalam
rongga mulut dan tentunya paru-paru. Mereka yang mencoba pertama kali merokok
biasanya akan merasakan batuk-batuk karena asap yang masuk paru-paru, dan
karena merokok membuat efek ketergantungan seseorang akan susah untuk lepas
dari kebiasaan merokok, walaupun mereka tahu akan bahaya dan resiko terkena
berbagai macam penyakit
Zat kimia berbahaya yang
terkandung di dalam rokok
- Aseton (Bahan penghapus cat);
- Metanol (Bahan bakar roket);
- Naptalena (Kapur barus);
- Kadmium (Aki/Accu mobil);
- Karbon Monoksida;
- Vinil Klorida (Bahan PVC);
- TAR;
- Hidrogen Sianida (Racun untuk para narapidana yang di hukum mati);
- Amonia NH3 (Pembersih Lantai);
- Toluena (Pelarut industri);
- Asernik (Racun semut putih);
- Nikotin
- Butana (Bahan bakar korek api);
- DDT (Racun serangga).
·
Beberapa Bahaya Yang di
Timbulkan oleh Rokok
1.
Kanker Paru
Diketahui
sekitar 90 persen kasus kanker paru diakibatkan oleh rokok. Hal ini karena asap
rokok akan masuk secara inhalasi ke dalam paru-paru. Zat dari asap rokok ini
akan merangsang sel di paru-paru menjadi tumbuh abnormal. Diperkirakan 1 dari
10 perokok sedang dan 1 dari 5 perokok berat akan meninggal akibat kanker paru.
2. Kanker Kandung Kemih
Kanker kandung kemih terjadi pada sekitar 40 persen perokok. Studi menemukan kadar tinggi dari senyawa 2-naphthylamine dalam rokok menjadi karsinogen yang mengarah pada kanker kandung kemih.
3. Kanker Payudara
Perempuan yang merokok lebih berisiko mengembangkan kanker payudara. Hasil studi menunjukkan perempuan yang mulai merokok pada usia 20 tahun dan 5 tahun sebelum ia hamil pertama kali berisiko lebih besar terkena kanker payudara.
4. Kanker Serviks
Sekitar 30 persen kematian akibat kanker serviks disebabkan oleh merokok. Hal ini karena perempuan yang merokok lebih rentan terkena infeksi oleh virus menular seksual.
5. Kanker Kerongkongan
Studi menemukan bahwa asap rokok merusak DNA dari sel-sel esofagus sehingga menyebabkan kanker kerongkongan. Sekitar 80 persen kasus kanker esofagus telah dikaitkan dengan merokok.
2. Kanker Kandung Kemih
Kanker kandung kemih terjadi pada sekitar 40 persen perokok. Studi menemukan kadar tinggi dari senyawa 2-naphthylamine dalam rokok menjadi karsinogen yang mengarah pada kanker kandung kemih.
3. Kanker Payudara
Perempuan yang merokok lebih berisiko mengembangkan kanker payudara. Hasil studi menunjukkan perempuan yang mulai merokok pada usia 20 tahun dan 5 tahun sebelum ia hamil pertama kali berisiko lebih besar terkena kanker payudara.
4. Kanker Serviks
Sekitar 30 persen kematian akibat kanker serviks disebabkan oleh merokok. Hal ini karena perempuan yang merokok lebih rentan terkena infeksi oleh virus menular seksual.
5. Kanker Kerongkongan
Studi menemukan bahwa asap rokok merusak DNA dari sel-sel esofagus sehingga menyebabkan kanker kerongkongan. Sekitar 80 persen kasus kanker esofagus telah dikaitkan dengan merokok.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar